insomnia

insomniaGangguan Tidur

Tidur dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Organ-organ tubuh makhluk hidup memerlukan istirahat untuk mempersiapkan kegiatan selanjutnya. Aktivitas tidur dipengaruhi oleh adanya rangsangan-rangsangan monoton pada daerah otak bagian belakang yang mengakibatkan kantuk sehingga mencapai tahapan tidur. Selama proses tidur itulah terjadi perbaikan-perbaikan terhadap organ-organ kita. Bagian tubuh atau sel-sel yang rusak akan memperoleh perbaikan dengan tidur. Sel-sel yang baru akan dihasilkan sehingga akan terasa perbedaan antara sebelum tidur dan sesudahnya.

Terdapat dua jenis pola tidur, yaitu Pola tidur dengan gerak mata cepat (GMC) dan Pola Tidur dengan Gerak Mata Lamban (GML). Orang yang tidur dengan menunjukkan pola tidur GMC umumnya mengatakan bahwa mereka sedang bermimpi. Para ahli berpendapat bahwa mimpi adalah perlu dan baik untuk mempertahankan kesehatan mental. Pada semua umur, kira-kira 25% dari waktu tidurnya adalah tidur dengan pola GMC. Anak-anak mempunyai tingkatan pola GMC lebih banyak dan pada orang tua jauh lebih kurang. Sebaliknya, tidur dengan pola GML orang akan tidur dengan tidak disertai mimpi.

Susah tidur atau insomnia adalah salah satu gangguan tidur yang paling sering dialami. Dipengaruhi oleh pikiran yang tidak menentu, keadaan fisik yang terganggu dan adanya perubahan fisiologis tubuh. Beberapa cara untuk mengatasi insomnia termasuk:

1) Rapikanlah tempat tidur Anda. Tempat tidur yang bersih dan rapih akan membuat kita merasa nyaman dan sehat sehingga kita bisa tidur dengan pulas.

2) Hindarilah makan yang terlalu banyak di malam hari. Karena perut yang terisi penuh memerlukan kerja keras untuk berkontraksi padahal saatnya perut juga untuk istirahat.

3) Aturlah jam tidur yang rutin. Adanya perubahan waktu tidur bisa mengganggu tidur Anda. Bila Anda pekerja shift buatlah jam tidur yang sesuai dengan jadwal shift Anda.

4) Jika Anda mempunyai masalah carilah teman bicara yang cocok. Kadang kita memerlukan teman bicara untuk mengutarakan masalah kita agar sewaktu tidur masalah tersebut tidak terbayang atau terbawa-bawa.

5) Jangan meminum minuman yang bisa merangsang untuk tidak bisa tidur, seperti kopi dan lain sebagainya.

6) Hindarilah kebiasaan pemakaian obat tidur. Karena obat tidur akan memberikan sifat ketergantungan dan akhirnya bisa resisten dan merugikan kita sendiri.

7) Cari aktivitas yang positif yang bisa membuat Anda merasa kantuk, seperti membaca, menulis, dan sebagainya.

8) Berolahragalah secara teratur. Pilihlah olah raga yang ringan dan tidak terlalu berat agar tubuh tidak terlalu panas sebelum tidur, karena panas tubuh justru akan mengganggu pola tidur.

~ oleh gabott pada Agustus 4, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: